Assalamualaikum.
Halo teman teman, ini adalah postingan pertama saya, dan saya harap ini bisa berguna bagi yang mau belajar seperti apa Hubungan DNS (Domain Name System) dan Subnetting terlebih dahulu.
Sebelumnya, apa sih subnetting itu? menurut pemahaman saya sendiri, subnetting itu adalah pemberian alamat (IP Address) kepada sebuah komputer (sering juga disebut pemberian nama).
Bolehkah komputer tidak dikonfigurasi subnetting? bagi kalian pengguna jasa internet, tentu perlu, namun jika komputer kalian tidak digunakan untuk sharing data maupun mengakses internet, subnetting tidak diperlukan, seperti hanya untuk mengetik, bermain game, dan lainnya.
Mengapa harus ada subnetting? Subnetting diperlukan agar setiap komputer memiliki alamat (IP Address) masing-masing, dengan itu kita dapat saling berkunjung (browsing/sharing data) tanpa sebuah alamat, kita tidak akan tau kemana kita akan pergi kan? hehe.
Oke sedikit mendekat ke topik ya, pemberian alamat yang dimaksud disebut IP Address, jadi alamat setiap komputer/perangkat disebut IP Address, IP Address terbagi menjadi 2 jenis, yaitu IPv4 (IP versi 4) dan IPv6 (IP versi 6), dan saat ini dunia jaringan masih menggunakan IPv4, jadi kita bahas IPv4 dulu ya manteman hehe.
IPv4 berbentuk 32bit yang artinya IP tersebut terbentuk dari 32 bilangan biner (1&0), yang terbagi dalam 4 segmen, yang masing-masing segmen berisi 8bit, jadi penulisan IPv4 dalam bilangan biner kurang lebih seperti ini, 11000000.11111100.11110000.11000000, tapi IPv4 biasa ditulis dalam bentuk desimal seperti, 192.240.240.192
oke sampai sini sudah mengerti bentuk IPv4? kita berpindah ke topik DNS yaa.
DNS (Domain Name System), saya singkat DNS saja yaa, DNS adalah IP Address dalam wujud DOMAIN, maksudnya wujud? domain? iya kita tau disini bahwa IP Address berbentuk desimal ataupun biner, domain disini seperti alamat situs web yang biasa kita temui, seperti google.com, facebook.com, dan yang lainnya.
Mengapa perlu ada DNS? DNS berperan sangat penting bagi kalian yang tidak cukup mengingat banyak alamat situs web di dunia, DNS diibaratkan seperti buku kontak yang ada di SmartPhone kita, kita bisa menyimpan nomor 08xxxxxxxxxx dengan nama Edmar, dan saat ingin menghubungi Edmar, kita tinggal mencari nama tesebut di kontak dan mengubunginya. Apa jadinya jika kita tidak memiliki kontak di SmartPhone kita? tentu saja kita harus mengingat nomor Edmar ketika kita ingin menghubunginya. begitupun dalam dunia Internet, fungsi DNS yaitu menyimpan alamat-alamat situs di internet dalam bentuk DOMAIN.
Jadi, disini contoh situs google.com, google.com merupakan pengaplikasian dari DNS, jadi disini google.com juga memiliki IP Address, tanpa adanya DNS, kita tidak bisa mengakses Google hanya dengan mengetik google.com di penulisan alamat, jika kita ingin mengakses Google, kita harus tau IP Address Google.
Untuk Konfigurasi DNS, bagi kalian pengguna Provider jaringan biasanya DNS telah terkonfigurasi otomatis, seperti Telkomsel, Indosat, dan lainnya. Tapi DNS juga bisa dikonfigurasi secara manual yaa, nanti saya jelaskan.
Rupanya hanya segitu penjelasan Hubungan DNS (Domain Name System) dan Subnetting yang bisa saya sampaikan, semoga bisa bermanfaat, Sedikit Ilmu Bisa Berguna, apabila ada kekurangan, kesalahan, dan lainnya bisa ditanyakan yaa manteman, sampai jumpa lain waktu dengan pembahasan lain, Wassalamualaikum